Presiden Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru Hari Ini

Senin, 12 Januari 2026 | 10:18:34 WIB
Presiden Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru Hari Ini

JAKARTA - Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri peluncuran Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Kementerian Sosial untuk melaporkan perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak pertengahan 2025.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan bahwa kehadiran Presiden merupakan bagian dari laporan resmi penyelenggaraan program. Menurutnya, Sekolah Rakyat telah berjalan dengan baik dan kini siap mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Sehari sebelum peluncuran, pada Minggu, 11 Januari 2026, Gus Ipul meninjau langsung SRT 9 Banjarbaru. Peninjauan ini sekaligus untuk memastikan kesiapan lokasi dan kelancaran acara yang akan dihadiri Kepala Negara.

Persiapan dan Antusiasme Menyambut Presiden

Dari pengamatan pada pukul 06.00 Wita, personel gabungan TNI-Polri telah berjaga di pintu gerbang Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru. Kehadiran mereka bertujuan menjaga keamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan menjelang kedatangan Presiden.

Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat karena volume kendaraan yang padat. Aparat kepolisian terus mengatur arus untuk memastikan perjalanan menuju balai tetap lancar dan aman bagi tamu undangan.

Para peserta dari berbagai unsur, termasuk guru dan siswa Sekolah Rakyat dari seluruh Indonesia, mulai berdatangan sejak pagi. Meski cuaca tidak bersahabat, antusiasme mereka untuk bertemu Presiden tetap tinggi.

Kehadiran Prabowo juga akan didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih serta kepala daerah dari berbagai provinsi. Hal ini menegaskan pentingnya peluncuran SRT 9 Banjarbaru sebagai bagian dari program nasional pengembangan pendidikan masyarakat.

Peran Siswa dan Acara Peluncuran

Sekitar 2.000 peserta terlibat dalam peluncuran Sekolah Rakyat Terpadu kali ini. Para siswa akan menampilkan paduan suara, teater, pidato, hingga atraksi baris-berbaris sebagai bagian dari rangkaian acara resmi.

Peserta siswa didatangkan dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang Selatan, Aceh Besar, Malang, Probolinggo, Jombang, hingga Pasuruan. Kehadiran juga meliputi perwakilan dari Kupang, Makassar, hingga Jayapura, menandakan program ini menjangkau seluruh Indonesia.

Peluncuran SRT 9 Banjarbaru diharapkan menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan keterampilan dan bakatnya. Kegiatan ini juga menjadi simbol keberhasilan program Sekolah Rakyat dalam mengembangkan pendidikan terpadu yang inklusif.

Selain kegiatan seni dan budaya, acara ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mengevaluasi pelaksanaan program. Gus Ipul menyatakan bahwa laporan dan masukan langsung kepada Presiden akan membantu menyempurnakan penyelenggaraan Sekolah Rakyat ke depan.

Signifikansi Sekolah Rakyat Terpadu

Sekolah Rakyat Terpadu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Program ini menyediakan pendidikan yang menyeluruh, mencakup akademik, keterampilan hidup, dan pembinaan karakter.

Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan dalam keberhasilan program ini. Keterlibatan TNI-Polri, khususnya dalam menjaga kelancaran acara dan pengaturan peserta, menjadi contoh koordinasi lintas sektor yang efektif.

Dengan peluncuran SRT 9 Banjarbaru, pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi pusat belajar, tetapi juga wadah pengembangan bakat dan karakter generasi muda Indonesia.

Program ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata. Setiap anak dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan bermutu dan mendukung pengembangan potensi mereka secara optimal.

Keberhasilan acara peluncuran ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadopsi model pendidikan terpadu serupa. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah menegaskan bahwa Sekolah Rakyat Terpadu bukan sekadar proyek pendidikan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan pendekatan terpadu, siswa tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga nilai-nilai karakter dan keterampilan sosial.

Selain itu, keterlibatan siswa dari seluruh Indonesia menunjukkan semangat persatuan dan keberagaman. Program ini sekaligus memperkuat rasa nasionalisme dan solidaritas antar generasi muda dari berbagai wilayah tanah air.

Peluncuran SRT 9 Banjarbaru menjadi bukti nyata bahwa pendidikan rakyat dapat dijalankan dengan standar tinggi dan pemerataan yang merata. Acara ini menandai awal baru bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah yang konkret bagi generasi penerus bangsa.

Terkini